Cari Blog Ini

Sabtu, 02 April 2011

sejarah PERSIJAP

NEWS
Sejarah Persijap PDF Cetak E-mail
Tuesday, 06 May 2008
Sejarah Persijap

Sebelum berkiprah dalam kancah persepakbolaan nasional seperti sekarang ini, persijap telah mengarungi perjalanan dalam rentang waktu yang cukup panjang. Dengan kata lain sepakbola di Jepara mempunyai catatan sejarah yang cukup panjang.
Pada paruh waktu sekitar tahun 1930-an, di Jepara lahir dua klub sepakbola bentukan Belanda. Yaitu Y.V.C. (Yapara Voedbal Club) dan Alsides. Dengan demikian cikal bakal sepak bola di Jepara sudah berakar sejak penjajahan Belanda. Sepak bola di Jepara pada kurun waktu itu dalam waktu singkat sudah bisa menjadi olah raga rakyat. Di setiap pelosok desa sepak bola sudah dimainkan. Namun setelah Belanda kalah dan bangsa Indonesia di jajah Jepang, dua klub tersebut akhirnya bubar. 
Tetapi terbukti kemudian, sebagai olah raga rakyat, sepak bola terus berkembang. Melihat perkembangan sepakbola di Jepara, Bupati Jepara waktu itu, Syahlan Ridwan (1954) berkeinginan membentuk sebuah kesebelasan milik Kabupaten Jepara. Ide ini dilandasi dengan semakin banyaknya klub-klub yang tumbuh. Tahun itu kemudian dicatat sebagai tahun berdirinya Persijap Jepara, tepatnya pada tanggal 11 April 1954.

Seiring dengan perjalanan serta kiprah persijap di jagat persepakbolaan nasional, juga memunculkan beberapa nama yang menjadi populer, bahkan melegenda. Diantaranya adalah Kamal Junaidi, yang meninggal karena tersambar petir, dalam laga final Piala Makutarama yang digelar di Salatiga pada tanggal 28 Agustus 1973 melawan kesebalasan dari Persipa Pati. Nama Kamal Junaidi kemudian diabadikan sebagai nama stadion sepak bola, yang menjadi kebanggan warga masyarakat Jepara.
Beberapa pemain sepakbola dari Jepara juga pernah memperkuat timnas. Diantaranya adalah Haryanto yang menjadi kiper andalan timnas pada tahun 1979. Setelahnya juga ada nama Siswadi Gancis yang menjadi kiper PSSI Garuda pada tahun 80-an. Generasi setelahnya pada tahun 2000-an juga ada nama Solekan, dan Warsidi.
Sehingga tidak berlebihan kalau Jepara, yang nota bene merupakan kota kecil, menjadi barometer sepak bola di Jawa Tengah. Bahkan dalam perkembangannya sekarang, bisa melampaui PSIS Semarang dan Persis Solo, yang mempunyai nama lebih besar dan dana yang juga lebih besar. Hal ini terkait dengan keberhasilan Persijap berhasil lolos ke Liga Super PSSI 2008. Sedangkan kedua tim lainnya dari Jawa Tengah tersebut tetap bertahan di Divisi Utama  
Home base Persijap terletak di Jl. Mangunsarkoro Jepara, sedangkan home ground-nya akan menempati stadion yang baru, yaitu Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK). Stadion GBK menjadi stadion yang baru bagi Persijap, karena stadion Kamal Junaidi tidak lagi memenuhi syarat untuk dipakai bertanding dalam ajang  Superliga tahun 2008.
Kapasitas stadion (GBK) mempunyai daya tampung sekitar 20.000 penonton, dengan kapasitas tribun tertutup sebanyak 7000 orang dan tribun terbuka 13.000 orang penonton. Hampir setiap kali pertandingan home (kandang), stadion di Jepara dipenuhi oleh penonton/supporter setia Persijap.Sementara ini supporter Persijap yang berjumlah sekitar 10.000 orang terbagi dalam 2 (dua) kelompok, yaitu Jetman (Jepara Tifosi Mania) dan Banaspati.
Stadion GBK terletak di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, sekitar 1 km dari Kantor Bupati Jepara. Stadion GBK dibangun sejak tahun 2001. Luas kawasan atau kompleks stadion ini 159.800 m2 dengan luas stadion 30.000 m2., dan luas lapangan 7.500m2. Stadion ini nantinya dilengkapi dengan track untuk lintasan atletik dengan panjang 500m2 dengan lebar 6 m. Fasiltas lain yang melengkapi stadion GBK adalah tribun terbuka dan tribun VIP yang bertatap space frame.
Jenis rumput yang digunakan di lapangan utama stadion GBK  adalah bermuda (dactylon cycnodon). Fasilitas stadion nantinya akan semakin representatif dengan dilengkapinya sarana dan fasilitas stadion berupa ruang ganti pemain, ruang ganti wasit serta ruang untuk peliputan dan konferensi pers. Fasiltas berupa kamar mandi – shower dan toilet diharapkan bisa membuat pengguna stadion ini bertambah nyaman.
Terakhir Diperbaharui ( Tuesday, 15 July 2008 )

Senin, 28 Maret 2011

NEWS
Jadwal kompetisi PERSIJAP ISL 2010/2011



Putaran Pertama
26/09/2010 PERSIJAP vs PSM (home)
29/09/2010 PERSIJAP vs PERSIBA (home)
13/10/2010 PERSEMA vs PERSIJAP (away)
20/10/200 AREMA vs PERSIJAP (away)
25/10/2010 PERSIJAP vs PERSIPURA (home)
27/10/2010 PERSIJAP vs PERSIWA (home)
10/11/2010 PERSIJAP vs PERSISAM (home)
14/11/2010 PERSIJAP vs BONTANG FC (home)
05/01/2011 SRIWIJAYA FC vs PERSIJAP (away)
08/01/2011 PERSIB vs PERSIJAP (away)
12/01/2011 DELTRAS vs PERSIJAP (away)
15/01/2011 PERSELA vs PERSIJAP (away)
19/01/2011 PERSIJAP vs SEMEN PADANG (home)
22/01/2011 PERSIJAP vs PELITA JAYA (home)
26/01/2011 PSPS vs PERSIJAP (away)
29/01/2011 PERSIJA vs PERSIJAP (away)
10/02/2011 PERSIJAP vs PERSIBO (home)

Putaran Kedua
08/03/2011 PERSIBO vs PERSIJAP (away)
13/03/2011 PERSIJAP vs PSPS (home)
16/03/2011 PERSIJAP vs PERSIJA (home)
21/03/2011 SEMEN PADANG vs PERSIJAP (away)
24/03/2011 PELITA JAYA vs PERSIJAP (away)
29/03/2011 PERSIJAP vs DELTRAS (home)
03/04/2011 PERSIJAP vs PERSELA (home)
10/04/2011 PERSISAM vs PERSIJAP (away)
13/04/2011 BONTANG FC vs PERSIJAP (away)
17/04/2011 PERSIJAP vs SRIWIJAYA FC (home)
23/04/2011 PERSIJAP vs PERSIB (home)
01/06/2011 PERSIPURA vs PERSIJAP (away)
04/06/2011 PERSIWA vs PERSIJAP (away)
09/06/2011 PERSIJAP vs AREMA (home)
12/06/2011 PERSIJAP vs PERSEMA (home)
16/06/2011 PSM vs PERSIJAP (away)
19/06/2011 PERSIBA vs PERSIJAP (away)

Selasa, 22 Maret 2011

NEWS

Gulung Persija, Pembalasan Sempurna Persijap

Selasa, 22 Maret 2011 - 17:53 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Achmad Firdaus - Okezone
Foto: Striker anyar Persijap Alberto Beto Gonzalves saat melakoni sesi latihan/Koran SI (Sundoyo Hadi)
Foto: Striker anyar Persijap Alberto Beto Gonzalves saat melakoni sesi latihan/Koran SI (Sundoyo Hadi)
JEPARA - Persijap melakukan pembalasan sempurna terhadap Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Selasa (22/3/2011). Setelah kalah 0-3 di pertemuan pertama, skuad Laskar Kalinyamat membalas dengan meraih kemenangan telak 4-1 di pertemuan kedua.

Bertamu ke Stadion Gelora Bumi Pertiwi, Jepara, Selasa (22/3/2011), Persija langsung mengambil inisiatif serangan. Dua peluang emas didapat skuad besutan Rahmad Darmawan di sepuluh menit pertama. Agu Casmir membuka asa Macan Kemayoran saat pertandingan belum genap satu menit. Sayangnya, tembakan keras bomber timnas Singapura dari dalam kotak penalti masih berada di atas mistar gawang Persijap yang dikawal M.Yasir yang juga mantan kiper Persija.

Di menit sembilan, giliran Greg Nwokolo yang menebar ancaman. Namun, tendangan keras pemain asal Nigeria ini masih bisa ditepis Yasir. Setelah berulang kali melakukan tekanan, Persija akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-23 melaui Agu Casmir. Tendangan kaki kiri Agu usai memanfaatkan umpan matang Greg di kotak penalti, gagal dijangkau M. Yasir. Persija unggul 1-0.

Tertinggal, Persijap merespon dengan menaikkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan pun dilancarkan anak asuh Suimin Diharja, melalui duet strikernya Alberto ‘Beto’ Gonzalves dan pemain veteran Gendut Doni. Namun, Hendro Kartiko masih mampu menggagalkan setiap peluang yang didapat para punggawa Laskar Kalinyamat.

Setelah beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, gawang Hendro akhirnya harus bobol juga. Persijap sukses menyamakan kedudukan di menit ke-29 melalui tandukan kapten tim Evaldo Silva yang memanfaatkan umpan Jose Sebastian. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Berhasil menyamakan kedudukan, Persijap langsung mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Sementara itu, Persija juga tidak ingin hanya bertahan dan kerap memberikan ancaman melalui umpan-umpan crossing dan tusukan langsung dari tengah. Beruntung bagi Persijap, M. Yasir tampil cemerlang di laga ini dengan sejumlah penyelamatan gemilang.

Setelah sempat menahan nafas akibat ketatnya laga, supporter Persijap akhirnya bersorak menyambut gol pertama Beto untuk timnya di menit 61. Berawal dari tendangan keras Risky Novriansyah yang masih mampu diblok Hendro, bola muntah jatuh ke kaki Beto yang langsung menyambutnya dengan tendangan keras yang meluncur deras ke gawang. 2-1 Persijap balik memimpin.

Tak ingin kalah, Persija berusaha keras menyamakan kedudukan. Kapten tim Bambang Pamungkas mendapat peluang emas menyamakan kedudukan setelah berhasil lepas dari jebakan offside dan berdiri satu lawan satu dengan M. Yasir. Sayang, Bepe gagal menuntaskan peluang tersebut menjadi gol. Tendangan pertamanya masih mampu diblok Yasir, sementara tendangan keduanya menyamping di sisi gawang.

Fokus menyerang, gawang Persija justru kembali kebobolan. Kali ini gol dicetak striker muda Risky Novriansyah di menit ke-82. Berawal dari sebuah tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Hendro, bola muntah berhasil diamankan Risky yang kemudian sukses menggocek Hendro sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke gawang kosong. Persijap kian menjauh 3-1.

Tertinggal dua gol, Persija masih belum menyerah. Satu menit berselang, Agu Casmir mendapat peluang emas memperkecil ketertinggalan Persija lewat sebuah sundulan menyambut umpan pojok, sayangnya masih membentur mistar. Beberapa saat kemudian, Agu kembali melakukan percobaan. Kali ini dengan tembakan keras kaki kiri, yang apesnya masih mampu dipatahkan M. Yasir.

Tak ingin ketinggalan, M.Nasuha juga mencoba peruntungannya dengan tembakan keras. Akan tetapi, lagi-lagi M. Yasir tampil sebagai penghalang dengan menepisnya. Penampilan ciamik Yasir kali ini, mungkin membuat manajemen klub Persija menyesal dengan keputusan melepasnya di awal musim ini.

Memasuki lima menit terakhir laga, kedua tim masih menampilkan pertarungan sengit. Persija masih ngotot mencari gol, sementara Persijap mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini pun terbukti tepat. Memasuki masa injury time, Beto kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan silang Nurul Huda, sekaligus memberikan pembalasan sempurna kepada Persija dengan kemenangan telak 4-1. Diketahui, pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Utama Bung Karno, skuad Laskar Kalinyamat digasak 3-0.

Dengan hasil ini, Persija dipastikan gagal mendekati Persipura di puncak klasemen sementara. Skuad Macan Kemayoran tak beranjak dari posisi dua dengan koleksi 32 angka, atau terpaut enam poin dari Persipura. Sementara bagi Persijap, kemenangan ini memberikan motivasi besar untuk meninggalkan papan bawah. Persijap masih tercecer di peringkat 13 raihan 17 poin, atau terpaut dua angka dari Persela Lamongan, Persiba Balikpapan dan Persib Bandung di posisi 10, 11 dan 12 yang sama-sama mengemas 19 poin. (acf)

Kamis, 17 Maret 2011

NEWS

berahirnya kutukan

Share
Azwar Ferdian - Okezone
 F: Selebrasi Benzema dan Ozil (daylife)
F: Selebrasi Benzema dan Ozil (daylife)

MADRID – Real Madrid untuk kali pertamanya sejak enam tahun terakhir, mampu lolos dari babak 16 besar Liga Champions. Kali ini di era Jose Mourinho, El Real memastikan diri melaju ke perempatfinal usai mengalahkan Olympique Lyon 3-0 (agregat 4-1), Kamis (17/3/2011).

Madrid langsung mengambil alih serangan di awal babak pertama. Pelatih Jose Mourinho memainkan Cristiano Ronaldo bersama Karim Benzema sebagai starter. Sami Khedira dan Mesut Ozil menampingi Xabi Alonso sebagai penyuplai bola.

Ronaldo membuka peluang di menit 17. Sundulan CR-7 menyambut umpan tendangan bebas bisa diselamatkan dengan baik oleh kiper Hugo Lloris. Begitu pula dengan peluang emas milik Lyon di menit 21. Aly Cissokho memberikan umpan manis kepada Delgado, namun bisa dipatahkan Iker Cassillas.

Aksi Ronaldo di menit 27 kembali membuat Lloris kerja keras. Menyisir sektor kanan pertahanan Lyon, Ronaldo melepaskan tendangan keras, hanya Lloris masih mampu membaca arah bola.

Kebuntuan Madrid akhirnya pecah di menit 36. Adalah Marcelo yang menggetarkan jala Lloris melalui gol indah. Mendapat bola dari Alonso, Marcelo menusuk ke depan kotak penalti Lyon. Umpan satu dua dengan Ronaldo, Marcelo sukses mengecoh Cris dan Dejan Lovren, sebelum melepaskan tendangan keras. Bola sempat tertepis Lloris, hanya derasnya laju bola hingga tetap meluncur masuk ke pojok gawang.

Tekanan terus dilakukan El Real, dan peluang bagus didapatkan Benzema. Tendangan first-time dilepaskan Benzema menyambut umpan silang Marcelo, hanya masih bisa ditepis Lloris. Benzema sempat mencetak gol melalui sundulan. Sayang dianulir karena lebih dulu terjebak off-side. Skor 1-0 buat keunggulan tuan rumah menjadi hasil akhir di babak pertama.

Peluang pertama Madrid di babak kedua dibuka oleh Sergio Ramos. Sundulan bek internasional Spanyol ini bisa diselamatkan Lloris. Kiper Timnas Prancis ini kembali menunjukan kemampuannya saat memblok tendangan bebas Mesut Ozil.

Benzema akhirnya mengandakan keunggulan Madrid menjadi 2-0 menit 66. Berawal dari kesalahan Anthony Reveillere dalam mengoper bola yang dipotong Marcelo. Umpan lambung diberikan Marcelo kepada Ozil, dilanjutkan dengan pergerakan Benzema yang lolos dari jebakan off-side. Benzema menempatkan bola di sela kaki Lloris. Satu menit kemudian, usaha Benzema mencetak gol keduanya, mampu ditip Lloris.

Game over. Angel Di Maria mengubah skor menjadi 3-0 pada menit 76. Sebuah umpan panjang disundul Ozil untuk diarahkan kepada Di Maria. Dengan tenang winger asal Argentina itu menchip bola untuk menaklukan Lloris.

Mourinho sudah cukup puas dengan keunggulan tiga gol tanpa balas, memilih menarik keluar Angel Di Maria dan Benzena. Sebelumnya, Mou juga menarik Ronaldo dan memainkan Emmanuel Adebayor.

Tidak ada gol tambahan tercipta di babak kedua, kendati kedua tim sempat menciptakan peluang emas. Lyon punya dua peluang melalui tendangan keras Gomis, sementara Madrid melalui aksi Ozil. Skor 3-0 pun menjadi hasil akhir pertandingan.

Rabu, 16 Maret 2011

kisah mengharukan

Seekor burung betina terkapar di pelataran dengan kondisi tubuh yang parah.
Pasangan jantannya membawakan makanan kepada sang betina dengan kasih sayang dan haru.
Ketika sang jantan sedang memberi makan kepadanya, tak lama kemudian sang betina mati terkulai. Sang jantan sangat terpukul dan berusaha mengangkatnya.
Sang burung jantan akhirnya menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah mati. Ia kemudian “menangis” di hadapan pujaannya yang telah mati
Sambil berdiri di samping tubuh sang burung betina, sang jantan kemudian “berteriak” dengan suara yang sangat menyedihkan.
Akhirnya sang burung jantan menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah meninggalkannya dan tak akan bisa hidup kembali bersamanya. Ia berdiri disamping tubuh sang betina dengan sedih dan duka yang mendalam.

Pasangan burung ini dikabarkan diambil fotonya di suatu wilayah di negara Republik Ukraina, saat burung jantan tersebut sedang berusaha menyelamatkan pasangan betinanya. Jutaan orang di Amerika dan Eropa meneteskan air matanya setelah menyaksikan foto-foto ini

Sumpah saya juga ikut menagis saat melihat adegan ini
text TEXT SIZE :  
Share
Sebastianus Epifany - Okezone
Oktovianus Maniani. FotoL Heru Haryono/Okezone
Oktovianus Maniani. FotoL Heru Haryono/Okezone
JAKARTA – Timnas Indonesia akan melakukan training camp di Austria. Sejumlah nama telah dikantongi pelatih Alfred Riedl. Sayang, tidak ada nama Oktovianus Maniani dalam daftar.

Riedl yang didampingi oleh manajer BTN, Iman Achmad Cahyadi, pada konferensi pers di Plaza FX, Senin (14/3/2011) mengeluhkan adanya beberapa perubahan jadwal pada persiapan latihan timnas, karena hingar bingar PSSI dan kongres yang akan dilaksanakan.

Riedl juga memberikan informasi, Okto telah dicoret dari timnas karena masalah indisipliner yang kembali dilakukannya. Posisi bintang muda asal Papua itu akan digantikan pemain lain, untuk persiapan pada ajang SEA Games di Palembang.

“Okto mempunyai talenta yang bagus, tapi talenta saja tidak cukup,” saut Riedl menanggapi pencoretan bintang Sriwijaya FC tersebut. "Namun, Okto dapat kembali ke timnas, jika dirinya berubah menjadi lebih baik."

Berikut Susunan Skuad Garuda Merah Putih:
Kiper: Kurnia Mega, Rifky Mokodompit, Arditani Ardyaksa.
Belakang: Diego Michels, Henry Susilo, Ivan Raditya, Ruben Wuarbanaran, Gunawan Dwi Cahyo, Abdul Rachman, Fauzan Djamal.
Gelandang: Stevie Bonsapia, Zulham Zumrud, Hendro Siswanto, Egi Melgiansyah, Lasut Mahadirga, Ferdinan Sinaga, Dendi Santoso

Kami memutuskan untuk menggratiskan karcis laga perdana kandang ini kepada siapa saja yang ingin menonton. Ini bertujuan agar masyarakat dan Persipuramania yang ada di Jakarta dan sekitarnya bisa datang memberikan dukungan kepada Persipura Jayapura,” kata ketua Panpel Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano, Selasa (15/3).

 manageman persipura memutuskan untuk menggratiskan karcis laga perdana kandang ini kepada siapa saja yang ingin menonton. Ini bertujuan agar masyarakat dan Persipuramania yang ada di Jakarta dan sekitarnya bisa datang memberikan dukungan kepada Persipura Jayapura,” kata ketua Panpel Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano, Selasa (15/3).

Jumat, 11 Maret 2011

10 the best gol messi

                                                                             SIP bos